Perjalanan Meraih Juara 3 Lomba Fotografi Nasional
Fotografi bukan sekadar tentang menekan tombol shutter, melainkan seni menangkap momen dan menyampaikan cerita melalui gambar. Pengalaman saya meraih juara 3 dalam Lomba Fotografi Nasional menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus pembelajaran berharga dalam perjalanan saya menggeluti dunia fotografi.
Lomba
Fotografi Nasional merupakan kompetisi bergengsi yang mempertemukan
talenta-talenta muda fotografi dari berbagai daerah di Indonesia. Lomba ini
menantang peserta untuk menghasilkan karya fotografi yang tidak hanya estetis
secara visual, tetapi juga mampu menyampaikan pesan dan makna mendalam kepada
penontonnya.
Saya
mengikuti lomba ini secara individual, tanpa tim. Keputusan untuk berkompetisi
sendiri merupakan tantangan tersendiri karena seluruh proses kreatif, mulai
dari konsep hingga eksekusi, menjadi tanggung jawab penuh saya. Namun, hal ini
justru memberikan kebebasan penuh untuk mengekspresikan visi artistik saya
tanpa kompromi.
Lomba
dilaksanakan pada 29 April 2025 secara virtual. Format virtual ini membuka
kesempatan yang lebih luas bagi fotografer dari seluruh Indonesia untuk
berpartisipasi tanpa terbatas jarak dan biaya perjalanan. Meskipun dilakukan
secara daring, kompetisi ini tetap ketat dan profesional, dengan sistem
penjurian yang transparan dan kredibel.
Motivasi
saya mengikuti lomba ini berakar dari ketertarikan mendalam terhadap dunia
fotografi. Fotografi bagi saya adalah medium untuk mengabadikan keindahan yang
sering terlewatkan dalam keseharian, serta cara untuk berkomunikasi tanpa
kata-kata. Lomba ini menjadi platform yang tepat untuk menguji kemampuan,
belajar dari fotografer lain, dan mendapatkan validasi atas karya yang telah
saya ciptakan.
Persiapan
lomba dimulai dengan riset mendalam tentang tema dan kriteria penilaian. Saya
kemudian melakukan survei lokasi untuk mencari tempat yang cocok dengan konsep
yang ingin saya angkat. Pencarian lokasi ini memakan waktu karena saya ingin
menemukan setting yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mendukung
narasi dalam foto.
Tahap
selanjutnya adalah mencari model yang tepat. Saya meminta bantuan beberapa
orang untuk menjadi model dalam karya fotografi saya. Komunikasi yang baik
dengan model sangat penting untuk memastikan mereka memahami konsep dan dapat
mengekspresikan emosi yang diinginkan. Setelah pemotretan, proses editing menjadi
tahap krusial untuk menyempurnakan karya dan memastikan pesan tersampaikan
dengan optimal.
Meraih
juara 3 dalam lomba ini bukan hanya tentang trofi atau sertifikat, melainkan
tentang validasi atas dedikasi dan kerja keras dalam mengasah kemampuan fotografi.
Pengalaman ini mengajarkan saya tentang pentingnya persiapan matang, keberanian
bereksperimen, dan ketekunan dalam mengejar passion. Ke depan, pencapaian ini
akan menjadi motivasi untuk terus berkembang dan berkontribusi lebih banyak
dalam dunia fotografi Indonesia.