MEDIA DIGITAL SEBAGAI ALAT PELECEHAN
Kasus tentang kekerasan terhadap perempuan dan juga anak tak henti-hentinya membuat prihatin dunia, akhir-akhir ini masyarakat dikejutkan dengan adanya komunitas online pada platform facebook yang membahas mengenai hubungan seksual sedarah atau antaranggota keluarga. Perbuatan yang keji, tak mencerminkan moral yang manusiawi. Aparat berwajib menelusuk lebih jauh jejak dari akun-akun yang terlibat sebagai anggota di dalamnya, namun ternyata akun komunitas tersebut sudah ditangguhkan oleh provider Facebook Meta karena sudah melanggar aturan.
Akun komunitas tersebut berisikan 41 ribu anggota dengan membagikan pengalaman-pengalaman tak senonoh, mereka memanfaatkan waktu, tenaga, ataupun kuasa sehingga korban tak dapat semena-mena. Walaupun memang banyak yang belum melakukannya secara langsung, hal ini tetap dikatakan sebagai bentuk pelecehan namun akan menimbulkan efek traumatis jangka panjang pada korban, mengingat jejak digital sangat sulit untuk dihapuskan. Perlu adanya sanksi hukum dan sosial yang harus memberikan efek jera terhadap pelaku. Diketahui yang paling banyak menjadi korban adalah anak-anak usia di bawah umur dan juga perempuan.
Keluarga harusnya memberikan ruang aman untuk setiap anggota. Interaksi yang terjalin harus menumbuhkan ikatan batin dan juga emosional sehingga akan berdampak pada perilaku atau sikap yang terbentuk di dalamnya. Hubungan antar keluarga yang harmonis, akan memengaruhi sikap dari individu melalui kontribusi dengan adanya kolaborasi untuk saling menjaga satu sama lain.