Volunteer Program at Sanggar Merah Merdeka (SMM) Tales Unit Batch 1 Group 3
Pada pekan pertama pelaksanaan program pendidikan masyarakat yang jatuh pada Minggu Ke-1, 14 April 2026, tim fasilitator mahasiswa yakni: Annisa Nafrotuz Zuhri (25010684095), Syailla Chandrine Putri T. (25010684149) ANDIENA RAHMAWATI ZHAR (25010684188) Oktaviani Eka Islamiyah P.(25010684184) sukses menyelenggarakan serangkaian sesi pembelajaran edukatif di Sanggar Merah Merdeka Tales. Mengusung tema "Pengembangan Literasi, Tata Bahasa, dan Kreativitas Seni", program ini bertujuan memperkuat fondasi dasar pendidikan anak-anak melalui pendekatan yang menyenangkan namun tetap sistematis. Dengan kombinasi metode ceramah interaktif, praktik langsung, pengerjaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), hingga ekspresi seni, para fasilitator berupaya membangun keberanian berkomunikasi serta literasi peserta didik sejak dini.
Kegiatan ini melibatkan pembagian kelas spesialisasi untuk memastikan perhatian yang optimal. Di Kelas Dahlia, Annisa Nafrotuz Zuhri dan Syailla Candrine Putrie Thalita berhasil membimbing siswa memahami struktur serta menyusun kalimat simple present tense dengan baik. Sementara itu, di Kelas Melati, Andiena Rahmawati Zhar dan Oktaviani Eka Islamiah Putri memfokuskan kegiatan pada pengembangan kemampuan self-introduction untuk melatih keberanian bicara di depan umum. Untuk tingkat dasar, Syailla mengelola Kelas Akar A dengan materi pengenalan huruf alfabet , sementara Annisa di Kelas Akar B fokus pada penulisan huruf kapital. Di sisi lain, Andiena memberikan penguatan tanda baca di Kelas Tunas, dan Oktaviani mengasah kreativitas di Kelas Akar melalui aktivitas mewarnai pelangi.
Hasil evaluasi menunjukkan capaian positif; mayoritas anak di Kelas Akar telah menghafal abjad A-Z secara berurutan, meski pengenalan huruf acak masih memerlukan bimbingan lanjut. Keberhasilan ini terlihat dari antusiasme siswa dalam menyelesaikan tugas dan keberanian mereka saat tampil di depan kelas. Seluruh rangkaian kegiatan pembelajaran yang produktif ini ditutup dengan sesi refleksi bersama, pemberian apresiasi atas usaha peserta didik, dan doa bersama sebagai penanda dimulainya transformasi pendidikan yang inspiratif di sanggar tersebut.