Volunteer Program at Sanggar Merah Merdeka Tales Unit Batch 1 – Final Meeting
Pada hari Senin, 27 April 2026, kelompok kami melaksanakan kegiatan pembelajaran dan pendampingan anak usia dini di Sanggar Merah Merdeka Tales. Kegiatan berlangsung mulai pukul 18.30 WIB hingga 19.30 WIB sebagai bagian dari praktik lapangan mahasiswa PGPAUD dalam mengembangkan keterampilan mengajar serta memahami proses perkembangan dan pembelajaran anak secara langsung. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik, tertib, dan mendapat respons yang positif dari anak-anak selama pembelajaran berlangsung.
Kegiatan pembelajaran minggu ketiga ini dilaksanakan di beberapa kelas, yaitu kelas Akar PAUD, Akar TK A, Akar A Tales, dan Akar B Tales. Materi pembelajaran difokuskan pada pengembangan kemampuan dasar numerasi, literasi, motorik halus, kreativitas, dan interaksi sosial anak melalui berbagai kegiatan edukatif yang dikemas dengan metode belajar sambil bermain. Tutor menggunakan media pembelajaran yang menarik agar anak-anak lebih aktif, nyaman, dan mudah memahami materi yang diberikan.
Pada kelas Akar PAUD, kegiatan diawali dengan doa bersama sebelum pembelajaran dimulai sebagai bentuk pembiasaan sikap religius kepada anak-anak. Setelah itu, tutor mengajak anak-anak mengingat kembali materi yang telah dipelajari pada minggu sebelumnya melalui kegiatan pengulangan sederhana. Kegiatan ini dilakukan dengan metode tanya jawab agar anak-anak lebih mudah mengingat materi dan tetap merasa senang selama belajar.
Selanjutnya, anak-anak melakukan kegiatan berhitung menggunakan berbagai gambar dengan jumlah yang berbeda-beda. Anak-anak diminta menghitung jumlah gambar kemudian menuliskan kembali angka yang sesuai pada kolom yang telah tersedia. Untuk meningkatkan motivasi belajar, tutor memberikan reward berupa stiker bintang dengan berbagai warna kepada anak-anak yang berhasil menyelesaikan tugasnya. Pemberian reward tersebut membuat anak-anak terlihat lebih semangat dan antusias mengikuti pembelajaran.
Kegiatan berikutnya dilanjutkan dengan permainan menghitung buah menggunakan media gambar pohon dan buah. Anak-anak diminta mencocokkan jumlah buah dengan gambar pohon yang telah disediakan. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar memahami konsep jumlah dan berhitung dengan cara yang lebih menyenangkan dan interaktif.
Selain kegiatan berhitung, anak-anak juga diajak bermain sambil belajar menggunakan permainan logico. Dalam permainan tersebut, anak-anak belajar menebak nama hewan, mengenal makanan, mencari hewan yang tersembunyi, serta membedakan ukuran besar dan kecil. Permainan ini membuat suasana belajar menjadi lebih menarik karena anak-anak dapat belajar sambil bermain bersama tutor dan teman-temannya.
Pada kegiatan selanjutnya, anak-anak melakukan aktivitas melipat origami dengan berbagai bentuk sederhana seperti pesawat, katak, dan kotak surat. Kegiatan origami bertujuan untuk melatih motorik halus, koordinasi tangan dan mata, serta melatih konsentrasi dan kesabaran anak dalam mengikuti instruksi secara bertahap. Walaupun beberapa anak masih membutuhkan bantuan ketika melipat kertas, mereka tetap terlihat antusias dan berusaha menyelesaikan kegiatan dengan baik.
Setelah seluruh kegiatan pembelajaran selesai dilakukan, tutor menutup pembelajaran dengan doa bersama sebagai tanda berakhirnya kegiatan belajar pada hari tersebut. Anak-anak mengikuti kegiatan dengan tertib dan tetap menunjukkan semangat belajar hingga akhir pembelajaran.
Sementara itu, pada kelas Akar TK A, pembelajaran diarahkan pada pengembangan kemampuan dasar literasi dan numerasi anak. Anak-anak diajak belajar berhitung, membaca, dan menulis melalui metode yang sederhana dan menyenangkan. Pada kegiatan berhitung, anak-anak diminta mengenal angka sekaligus menghitung benda di sekitar mereka agar lebih memahami konsep bilangan secara nyata.
Dalam kegiatan membaca, tutor memperkenalkan huruf dan suku kata sederhana melalui metode pengulangan dan permainan edukatif. Anak-anak dibimbing untuk mengenali bentuk dan bunyi huruf secara bertahap agar lebih mudah memahami dasar membaca. Selain itu, anak-anak juga melakukan latihan menulis dengan cara menebalkan dan menyalin huruf maupun angka secara perlahan. Pada kegiatan tersebut, anak-anak mulai belajar menulis nama mereka sendiri sebagai bagian dari latihan dasar menulis.
Sebagai kegiatan penutup, anak-anak diberikan aktivitas stimulasi berupa menggunting dan menempel. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih keterampilan motorik halus, meningkatkan koordinasi mata dan tangan, serta membantu kesiapan anak dalam kegiatan menulis di tahap selanjutnya. Anak-anak terlihat sangat menikmati kegiatan tersebut karena mereka dapat berkreasi secara langsung menggunakan media yang telah disediakan tutor.
Pada kelas Akar A Tales, kegiatan pembelajaran didampingi oleh dua tutor dengan jumlah peserta didik sebanyak tiga anak. Secara umum, anak-anak sudah mampu mengenal angka dan mengikuti pembelajaran dengan cukup baik. Beberapa anak sudah dapat menyelesaikan tugas secara mandiri dan memahami instruksi dengan cepat, sedangkan beberapa lainnya masih memerlukan latihan terutama dalam menulis angka dengan lebih rapi dan benar.
Saat kegiatan permainan logico berlangsung, anak-anak terlihat aktif dan antusias ketika menebak gambar hewan, menghitung jumlah gambar, serta mencari jawaban yang sesuai. Pemberian reward berupa stiker bintang juga memberikan pengaruh positif terhadap semangat belajar anak sehingga mereka lebih termotivasi dalam menyelesaikan tugas yang diberikan tutor.Dalam kegiatan origami, sebagian anak sudah mampu mengikuti instruksi dengan cukup baik dan menghasilkan lipatan yang rapi, sedangkan beberapa lainnya masih membutuhkan bantuan saat melipat kertas. Meskipun demikian, seluruh anak tetap menunjukkan semangat belajar yang baik selama kegiatan berlangsung.
Pada kelas Akar B Tales, kegiatan pembelajaran didampingi oleh dua tutor dengan jumlah peserta didik sebanyak enam anak. Materi pembelajaran difokuskan pada kegiatan berhitung, menulis angka, dan melatih kemampuan motorik halus melalui aktivitas menggunting dan menempel. Secara umum, sebagian besar anak sudah mampu menulis nama sendiri, mengenal angka, dan mengikuti kegiatan berhitung dengan baik.
Pada kegiatan stimulasi motorik halus, anak-anak terlihat cukup terampil ketika menggunakan gunting dan menempel hasil guntingan pada lembar kerja yang telah disediakan. Beberapa anak juga terlihat aktif selama pembelajaran berlangsung dan mampu mengikuti arahan tutor dengan baik. Walaupun masih ada anak yang membutuhkan bantuan dalam mengeja tulisan dan menulis angka, mereka tetap menunjukkan kemauan belajar yang baik selama kegiatan berlangsung.
Dari hasil kegiatan pembelajaran minggu ketiga ini dapat disimpulkan bahwa metode belajar sambil bermain membantu meningkatkan semangat dan partisipasi anak dalam mengikuti pembelajaran. Anak-anak terlihat lebih aktif, percaya diri, dan lebih mudah memahami materi ketika pembelajaran dilakukan secara interaktif menggunakan media gambar, permainan edukatif, aktivitas kreatif, serta pemberian reward sederhana.
Selain memberikan manfaat bagi perkembangan kemampuan anak usia dini, kegiatan ini juga memberikan pengalaman yang berharga bagi mahasiswa PGPAUD dalam memahami karakteristik belajar anak secara langsung. Mahasiswa belajar untuk lebih kreatif, sabar, dan mampu menyesuaikan metode pembelajaran sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing anak.
Demikian berita acara kegiatan mengajar ini dibuat sebagai bentuk dokumentasi pelaksanaan kegiatan pembelajaran mahasiswa PGPAUD di Sanggar Merah Merdeka Tales. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi perkembangan anak usia dini sekaligus menjadi pengalaman yang bermanfaat bagi mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan mengajar dan memahami proses belajar anak secara langsung di lapangan.