Volunteer Program at Sanggar Merah Merdeka Lebak Kenjeran Unit Batch 1 Group 5 - Second Meeting
Pada hari ini, Selasa, 22 April 2025, telah dilaksanakan kegiatan pembelajaran dalam rangka memperingati Hari Kartini yang berlangsung di Sanggar Merah Merdeka Lebak. Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh anak-anak dari berbagai jenjang, mulai dari kelas Bibit (PAUD), Akar (TK), Tunas (kelas 1 & 2), hingga kelas Melati (kelas 3 & 4) dan Dahlia (kelas 5 & 6), dengan parah remaja sanggar Merah Merdeka bersama mahasiswa Unesa program studi pendidikan guru pendidikan anak usia dini yaitu 1. Firda ayu Amanda 2. Alif Miftakhul Jannah 3. Irma Ayu Nur Affirda 4. Chevilla Azra Ayuningtyas
Adapun kegiatan yang dilakukan disesuaikan dengan usia dan kemampuan anak. Untuk kelas Bibit, Akar, dan Tunas, anak-anak melakukan kegiatan mewarnai gambar Ibu Kartini. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih motorik halus, mengenalkan warna, serta memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas mereka. Sementara itu, untuk kelas Melati dan Dahlia, kegiatan yang dilakukan adalah menyusun potongan gambar (puzzle) Ibu Kartini. Kegiatan ini tidak hanya melatih ketelitian dan kemampuan berpikir, tetapi juga menumbuhkan kerja sama antar anak karena dilakukan secara berkelompok.
Kegiatan diawali dengan pengenalan singkat mengenai sosok Ibu Kartini sebagai pahlawan emansipasi wanita yang berjasa bagi pendidikan di Indonesia. Penyampaian dilakukan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh anak-anak. Setelah itu, anak-anak mulai mengerjakan aktivitas masing-masing sesuai dengan kelompok kelasnya. Selama kegiatan berlangsung, para pengajar aktif mendampingi, memberikan arahan, serta membantu anak-anak yang mengalami kesulitan.
Suasana kegiatan terlihat hangat dan menyenangkan. Anak-anak tampak bersemangat dalam menyelesaikan tugas mereka, saling membantu, dan bangga saat menunjukkan hasil karya masing-masing. Di akhir kegiatan, dilakukan sesi presentasi sederhana di mana beberapa anak diminta menunjukkan hasil karyanya di depan teman-teman. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak tidak hanya mengenal sosok Ibu Kartini, tetapi juga dapat mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri, serta kemampuan bekerja sama dengan teman-temannya.