Membimbing Anak dalam Memahami Peristiwa Bangsa
Turut berduka atas peristiwa tidak mengenakkan terjadi beberapa waktu belakang yang menimpa negeri tercinta kita, Indonesia. Semoga segera diberi perlindungan, keselamatan, serta solusi terbaik dari setiap permasalahan. Kericuhan yang terjadi tidak hanya berdampak pada kalangan dewasa, namun juga anak-anak yang sedang tumbuh di usia emasnya. Orang tua perlu memberikan wawasan serta arahan kepada anak bagaimana melihat peristiwa tersebut dengan sudut pandang yang yang lebih sederhana serta informasi yang diberikan juga lebih mudah ditangkap. Meninjau dari postingan akun Instagram dokter Nadhira Nuraini Afifa @nadihraafifa, orang tua memiliki andil besar sebagai sumber belajar anak dalam menerima informasi melalui kejadian konkrit yang sedang menimpa Indonesia.
Misalnya, sebab akibat dari apa yang sudah dilakukan oleh petinggi, hingga kemudian muncul adanya tuntutan dari masyarakat karena kinerja tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Beri pengertian kepada anak bahwa dalam bertanggung jawab untuk menjalankan sesuatu harus disertai dengan kompetensi yang sesuai dan tidak merugikan orang lain, libatkan anak pada kegiatan sosial sebagai stimulus dalam menumbuhkan empati dan juga simpati. Misalnya ketika berbelanja, beri contoh kepada anak bagaimana proses transaksi jual beli yang benar, atau ajak anak untuk berdiskusi dengan komunikasi dua arah dalam menyelesaikan masalah. Beri anak ruang untuk menyampaikan suara atau pendapatnya, sehingga anak akan mampu meregulasi perasaan dan pikirkan melalui apa yang ia ucapkan. Diharapkan orang tua, sekolah, dan juga masyarakat masih mampu untuk memberikan suasana kondusif dan supportif walau hal ini termasuk tantangan besar bagi orang tua, sekolah, masyarakat dalam mendidik anak agar tetap tumbuh menjadi pribadi yang bijaksana, tangguh, dan memiliki kepedulian terhadap sesama