Optimalkan Pembelajaran Inklusif, S1 PGPAUD UNESA Gelar Perkuliahan English for Young Children Berbasis Metode GRASP
Program Studi S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus berkomitmen membekali mahasiswanya dengan kompetensi global yang adaptif. Salah satu langkah nyatanya diwujudkan melalui agenda rutin perkuliahan intensif English for Young Children Course. Pada pertemuan kesembilan (#MEETING9) yang digelar secara daring, fokus pembahasan diarahkan pada strategi pengajaran bahasa Inggris yang ramah anak di lingkungan sekolah inklusif.
Perkuliahan yang berlangsung pada hari Sabtu, 11 April 2026 tersebut mengusung topik yang sangat menarik dan solutif, yaitu "Simple English, Meaningful Learning: Using GRASP in Inclusive Classrooms". Topik ini sengaja dipilih untuk menjawab tantangan nyata di lapangan, di mana para calon pendidik PAUD dituntut mampu menghadirkan pengajaran bahasa Inggris yang sederhana namun bermakna bagi semua anak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.
Hadir sebagai narasumber sekaligus pemantik diskusi utama dalam kelas virtual tersebut adalah Andily Aprilia Rahmawati. Dengan pengalamannya di dunia pendidikan anak, Andily membedah tuntas bagaimana kerangka kerja atau metode GRASP dapat diimplementasikan secara taktis di dalam ruang kelas inklusif. Metode ini menekankan pada pendekatan yang berpusat pada anak agar materi bahasa Inggris yang disampaikan dapat diserap dengan alami tanpa memberikan beban psikologis.
Dalam pemaparannya yang interaktif mulai pukul 10.00 WIB melalui platform Zoom Meeting, Andily menjelaskan bahwa pengajaran bahasa Inggris untuk anak usia dini di kelas inklusif membutuhkan kreativitas tinggi dalam penggunaan media dan komunikasi. Istilah "Simple English" bukan berarti menurunkan kualitas materi, melainkan menyederhanakan instruksi agar lebih konkret, visual, dan bermakna (meaningful learning). Hal ini memicu antusiasme dan diskusi dua arah yang sangat aktif dari para mahasiswa PGPAUD UNESA.
Agenda ini menjadi bagian integral dari kurikulum prodi S1 PGPAUD UNESA yang berkomitmen menyelaraskan keahlian bahasa internasional dengan prinsip pendidikan inklusif. Melalui pemahaman taktis mengenai pengajaran bahasa Inggris sejak dini, para mahasiswa tidak hanya disiapkan menjadi guru kelas biasa, melainkan juga menjadi pendidik yang peka terhadap keberagaman karakteristik anak didik di era globalisasi saat ini.
Pihak prodi PGPAUD FIP UNESA berharap materi yang disampaikan oleh Andily Aprilia Rahmawati dapat langsung diadaptasi oleh mahasiswa, baik untuk keperluan praktik mengajar maupun pengabdian masyarakat. Dengan konsisten menyelenggarakan kelas-kelas pengayaan keahlian seperti English for Young Children, UNESA semakin mantap dalam mencetak profil lulusan sarjana PAUD yang kompeten, berwawasan internasional, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.