Dosen PG-PAUD Unesa Gelar Pengabdian Masyarakat di Banyuwangi: Dorong Inovasi Unplugged Coding dan PTK Bagi Guru PAUD
BANYUWANGI, 30 Juli 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme pendidik anak usia dini, Tim Dosen Program Studi S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bekerja sama dengan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, pada Kamis (30/7).
Kegiatan yang berlangsung
di Banyuwangi ini diikuti oleh 80 guru PAUD dengan penuh antusiasme.
Hadir pula untuk memberikan dukungan penuh, Ketua IGTKI Kecamatan Kalipuro,
Kepala Seksi (Kasie) Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, serta
Pengawas Sekolah setempat.
Dalam sambutannya, Ketua
IGTKI Kalipuro menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif dan kolaborasi
akademisi dalam mendampingi para guru di lapangan. Pihak Dinas Pendidikan dan
Pengawas Sekolah juga menyambut hangat kegiatan ini, mengingat topik yang diusung
sangat relevan dengan kebutuhan transformasi pendidikan PAUD saat ini.
Pengabdian masyarakat ini
menghadirkan dua sesi kelas pelatihan utama yang dirancang untuk menjawab
tantangan era digital sekaligus meningkatkan kualitas pengajaran melalui
pendekatan ilmiah.
Pada kelas pertama, para peserta diajak memahami konsep dasar computational thinking dan pemrograman tanpa bergantung pada perangkat elektronik (unplugged coding). Menggunakan media dan bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, para guru dilatih merancang aktivitas bermain yang interaktif untuk melatih logika, pemecahan masalah, dan kemampuan literasi-numerasi anak sejak dini.
Pada kelas kedua, fokus
diarahkan pada peningkatan kapasitas akademik dan evaluasi pembelajaran. Para
guru dibimbing untuk mengidentifikasi persoalan di kelas, merancang perbaikan
secara sistematis, serta menuangkannya dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas
(PTK). Sesi ini bertujuan mendorong guru menjadi praktisi yang reflektif,
kritis, dan terus berinovasi dalam memecahkan masalah pembelajaran sehari-hari.
Melalui sinergi antara
perguruan tinggi, dinas pendidikan, pengawas, dan organisasi profesi seperti
IGTKI, kegiatan PKM ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dan
berkelanjutan bagi peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di Kabupaten
Banyuwangi.
"Semoga
keterampilan dan wawasan yang diperoleh dari pelatihan ini dapat langsung
diterapkan di satuan PAUD masing-masing, demi menciptakan lingkungan belajar
yang lebih adaptif, kreatif, dan menyenangkan bagi anak-anak," pungkas perwakilan tim pengabdi di
akhir acara.