Dobrak Kancah Internasional, Dosen PGPAUD UNESA Jadi Pembicara di Pangasinan State University Filipina
Kiprah akademisi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) di level regional Asia Tenggara kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Dr. Suharti, S.Pd.I., M.Pd., dosen berprestasi dari Program Studi S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA, dipercaya menjadi pembicara utama (Resource Speaker) dalam forum internasional bertajuk "HASA". Forum ilmiah ini diinisiasi oleh College of Teacher Education, Pangasinan State University (PSU) - San Carlos City Campus, Filipina.
Seminar internasional yang digelar daring via Zoom ini mengusung tema besar yang sangat krusial bagi masa depan dunia pendidikan, yaitu "Bridging Global Practices and Digital Teaching in Elementary Education". Melalui tema ini, PSU Filipina berupaya menjembatani praktik-praktik terbaik dari berbagai negara serta pemanfaatan teknologi digital untuk diterapkan pada pendidikan dasar hingga anak usia dini.
Dalam kesempatan emas tersebut, Dr. Suharti memaparkan materi konseptual yang berfokus pada inovasi global, dengan judul "Global Practices and Trends in Elementary Education: Bridging International Educational Innovations into Philippine Classrooms". Beliau mengupas tuntas bagaimana tren dan inovasi pendidikan internasional dapat diadaptasi secara taktis ke dalam karakteristik ruang kelas, khususnya di Filipina, guna menciptakan atmosfer belajar yang adaptif.
Acara ini semakin menarik karena mempertemukan Dr. Suharti dengan pembicara ahli lainnya dari Indonesia, yaitu Prof. Udan Kusmawan, M.A., Ph.D. dari Universitas Terbuka yang membahas kesiapan guru di era digital. Kehadiran para pakar dari Indonesia sebagai narasumber utama di kampus Filipina ini menegaskan bahwa kualitas dan pemikiran akademisi tanah air memiliki daya tawar yang sangat tinggi di kancah internasional.
Bagi prodi S1 PGPAUD UNESA, keterlibatan Dr. Suharti dalam agenda internasional ini menjadi bukti nyata komitmen program studi dalam mendukung internasionalisasi kampus. Pengalaman, relasi, dan pandangan global yang diperoleh dari forum ini diharapkan dapat dibawa pulang untuk memperkaya materi perkuliahan, sekaligus memicu lahirnya kolaborasi riset lintas negara di masa mendatang.
Apresiasi tinggi turut diberikan oleh jajaran pimpinan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Rektorat UNESA atas kontribusi luar biasa ini. Langkah Dr. Suharti di panggung Pangasinan State University ini diharapkan menjadi inspirasi bagi dosen-dosen lain di UNESA untuk terus aktif membagikan ilmu, memperluas jejaring global, dan mempercepat langkah universitas menuju reputasi World Class University.